Pengertian Reksadana dan Keuntungannya

Reksadana merupakan investasi yang sedang naik daun. Kini banyak kaum milenial yang mulai belajar tentang investasi ini. Nah agar kamu lebih tertarik dengan reksadana, simak penjelasan mengenai pengertian reksadana dan cara membelinya.

Pengertian Reksadana

Reksadana adalah tempat untuk sebuah himpunan dana atau juga bisa disebut modal. Modal tersebut berasal dari para investor (pembeli reksadana). Kemudian modal yang sudah terkumpul akan diinvestasikan ke berbagai macam bentuk dari portofolio investasi.

Hanya pihak tertentu yang memiliki kewenangan untuk investasi modal tersebut. Pihak yang berwenang tersebut adalah perusahaan perantara yang disebut sebagai Manager Investasi.

Tugas Manager Investasi

Tugas utama dari Manager Investasi adalah melakukan manajemen dan pengelolaan modal-modal yang telah dikumpulkan sebelumnya. Bentuk pengelolaan modal adalah menempatkan modal tersebut pada surat-surat berharga, contohnya seperti pasar uang, obligasi, saham, dan sebagainya.

Periode dari investasi reksadana terbagi dalam dua macam, yaitu periode jangka pendek dan jangka panjang. Para investor atau pemilik modal bisa menentukan periode investasi sesuai dengan keinginan dan kondisinya masing-masing sebelum melakukan investasi dalam reksadana.

Keuntungan Reksadana

Para investor akan mendapatkan profit atau keuntungan berdasarkan pembagian bunga atau dividen. Dividen tersebut tentunya sudah dicatat dalam buku Nilai Aktiva Bersih atau NAB.

Dana keuntungan akan aman dalam investasi reksadana karena segala keuntungan dari reksadana wajib hukumnya untuk disimpan di bank kustodian yang tidak memiliki afiliasi dengan Manager Investasi. Bank ini nanti memiliki tugas sebagai pihak ketiga yang mengamankan dana serta sebagai tempat penitipan kolektif.

Manajer Investasi mendapatkan pembagian hasil berdasarkan hitungan persentase dari nilai aset. Besaran persentase pembagian hasil untuk manager investasi dicantumkan secara terbuka pada perjanjian awal reksadana. Oleh karena itu para calon investor bisa mengetahui seberapa besar keuntungan yang nanti harus dipotong untuk fee kepada manajer investasi.